GPI SIDANG DISKI

MEMBANGUN ROHANI KEHIDUPAN UMAT KRISTIANI


2 Komentar

Mohon Bantuan Untuk Website Resmi Gpi sid Diski

Syalom, salam sejahterah buat kita semua.
Mohon bantuan nya untuk menunjang sarana dan prasarana web hosting atau website resmi Gpi Sid Diski yang kami kelola saat ini.
Karena berhubung mau habisnya disk space dari akun website Gpi sid Diski, kami berencana ingin mengupgrade disk space dan merubah nama domain. Selama ini website Gpi sid Diski yang beralamat ”www.gpidisky.wordpress.com” akan kita ganti menjadi ”www.gpidiski.com”. Telah kita ketahui selama ini akun website Gpi sid Diski adalah akun Free hosting dari WordPress.com dan sangat terbatas nya disk space yang di berikan oleh wordpress.com. Untuk itu kami ingin meminta bantuan nya supaya bisa teroperasinya kembali akun website resmi Gpi sid Diski.
Jika saudara/i yang tergerak hatinya ingin memberikan bantuannya silahkan hubungi Admin website resmi Gpi sid Diski yaitu saudara Santo Agustinus di ;
Telp/Hp : 082165402015
Email : santo_ringo@chef.net Atau santo@gpidiski.byethost14.com

Sebelumnya kami ucapkan Terima Kasih atas pasrtisipasinya.
Tuhan Yesus Memberkati.


Tinggalkan komentar

Talenta Yang Berharga

Matius 25:18 Tetapi hamba yang menerima
satu talenta itu pergi dan menggali lobang di
dalam tanah lalu menyembunyikan uang
tuannya. Ayat ini adalah penggalan dari sebuah kisah dimana
seorang Tuan memberikan kepada tiga orang
hambanya masing-masing lima talenta, dua talenta
dan satu talenta untuk di kelola. Hamba yang di percayakan lima talenta kemudian
pergi mengerjakan dan memperoleh laba lima talenta
pula. Hamba yang di percayakan dua talenta
kemudian pergi mengerjakan dan memperoleh laba
dua talenta. Sedangkan hamba yang di percayakan
satu talenta tidak melakukan apapun bahkan menyembunyikan satu talenta tersebut di dalam
tanah sehingga tidak menghasilkan apapun bagi
Tuannya. Nah, ketika sang Tuan tersebut kembali dan meminta
pertanggung jawaban, hamba yang mengerjakan
talenta yang dipercayakan dan menghasilkan buah
mendapat pujian dari Tuannya dan dipercayakan
tanggung jawab yang lebih besar. Sebaliknya hamba
yang dipercayakan satu talenta dan tidak mengerjakannya mendapat hukuman dari Tuannya. Yang menjadi pertanyaan, mengapa hamba yang
dipercayakan satu talenta tersebut tidak mau
mengerjakan apa yang dipercayakan oleh Tuannya?
Penyebabnya adalah : 1. Berpikiran Negatip dan bersungut-sungut terhadap Tuannya. Matius 25:24 Kini datanglah juga hamba yang
menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan,
aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang
kejam yang menuai di tempat di mana tuan
tidak menabur dan yang memungut dari
tempat di mana tuan tidak menanam. Dari ayat diatas kita melihat bahwa hamba tersebut
mempunyai pikiran negatip dan berprasangka buruk
terhadap Tuannya. Hamba ini hanya memandang sisi
negatip dari kehidupan Tuannya padahal sang Tuan
ternyata juga mempuyai sisi positip yaitu menghargai
jerih lelah dari hamba yang mengerjakan tanggungjawabnya dengan benar. Pikiran negatip membuat hamba tersebut bersungut-
sungut dan menyalahkan Tuannya. Dan yang
menyebabkan pikiran negatip tersebut adalah “ iri hati”. Si hamba iri hati melihat dua temannya yang lain diberi talenta lebih banyak dari dirinya. Rasa iri
hati menyebabkan ia melihat Tuannya sebagai
seorang yang kejam. Saudaraku, pernahkan saudara sadari bahwa kita
juga sering melakukan hal yang sama? Kita sering
merasa orang lain lebih beruntung dari kita karena
mereka di beri Tuhan bakat yang lebih baik dari kita.
Kita sering iri hati melihat pelayanan orang lain lebih
baik dari pelayanan kita. Sehingga kita bersungut- sungut dan menyalahkan Tuhan seolah-olah Tuhan
berbuat tidak adil kepada kita. 2. Tidak mempunyai Syukur. Dari Matius 25:24 diatas kita juga bisa menarik
kesimpulan bahwa si hamba tidak mempunyai rasa
syukur dan rasa terima kasih. Lalu, mengapa ia tidak mempuyai rasa syukur? Itu
karena ia merasa hanya di beri tanggungjawab yang
kecil yaitu hanya sebesar satu talenta. Saudaraku, sebenarnya kalau kita perhatikan, nilai
satu talenta bukanlah angka yang kecil. 1 Talenta Emas = 34 Kg Emas 1 Talenta = 6.000 Dinar. Upah kerja pada masa itu adalah 1 Dinar Sehari, Jika 1
Tahun = 365 hari maka 1 Talenta seharga Upah Kerja
kita selama 6.000/365 = 16,44 Tahun. Apakah masih berani kita mengatakan itu angka yang
kecil saudara? Tidak bukan??? Saudaraku, jika kita hanya memandang kepada apa
yang dimiliki orang bukan kepada apa yang kita miliki
akan membuat kita menjadi orang yang tidak tahu
mengucap syukur. Kita sering membandingkan
kehidupan kita dan kehidupan orang lain dan
menganggap apa yang Tuhan berikan kepada kita tidak berharga sama sekali. Oleh sebab itu fokuslah kepada apa yang Tuhan
berikan kepada anda bukan kepada apa yang Tuhan
berikan kepada orang lain, itu akan membuat kita
menjadi orang yang bersyukur. 3. Ketakutan. Matius 25:25 Karena itu aku takut dan pergi
menyembunyikan talenta tuan itu di dalam
tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! Ketakutan yang tidak beralasan tidak pernah
membuat kita maju. Ketakutan akan membuat kita
tidak bertindak apapun yang mengakibatkan kita
tidak berbuah. Dan ketakutan adalah sebuah
penghalang bagi kemajuan. Saudaraku, pernahkah kita sadari bahwa kita juga
pernah melakukan hal yang sama? Mungkin kita
merasa tidak punya bakat apapun sehingga itu
membuat kita tidak berani dan takut melayani.
Tahukah anda bahwa setidaknya kita memiliki satu
talenta yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Oleh sebab itu jangan takut saudara, jangan sembunyikan
talentamu karena sebagaimana sang Tuan akhirnya
mencapakkan hamba tidak berguna ini kedalam
kegelapan yang paling gelap dimana terdapat ratap
dan kertak gigi (Matius 25:30) demikian pula pada hari
penghakiman nanti Tuhan akan mencampakkan orang yang penakut dan yang tidak berbuah bagi
Tuhan ketempat yang sama. Wahyu 21:8 Tetapi orang-orang penakut,
orang-orang yang tidak percaya, orang-orang
keji, orang-orang pembunuh, orang-orang
sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-
penyembah berhala dan semua pendusta,
mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan
belerang; inilah kematian yang kedua.” Sebenarnya kalau kita perhatikan dari kisah ini, Tuhan
tidak mempermasalahkan berapa Talenta yang di
berikan kepada kita. Tuhan tidak fokus kepada
berapa yang kita miliki melainkan Tuhan fokus
kepada hasil (buah). Mana yang lebih baik, memiliki lima talenta dan
membuahkan lima talenta atau memiliki satu talenta
dan membuahkan sepuluh. Lebih baik memiliki satu
talenta namun menghasilkan sepuluh bukan? Oleh
sebab itu jangan kecil hati saudara jika anda hanya
merasa memiliki satu talenta. Kerjakanlah talentamu dengan setia karena mungkin saja anda lebih banyak
berbuah dari orang yang punya karunia lima talenta.
Amin… Saudaraku, sehubungan dengan Topik diatas maka
saya juga tidak mau ketinggalan. Walaupun saya
hanya memiliki satu talenta tapi saya mau berkarya
bagi Tuhan. Dibawah ini adalah lagu yang saya
ciptakan yang berhubungan dengan topik ini. Jika
saudara berkenan silahkan lihat dan dengarkan lagu ini dan saya tidak takut apalagi malu berkarya bagi
Tuhan dan biarlah semuanya untuk kemuliaan Tuhan.

* Bagi saudara/i yang ingin mengirimkan renungan, silahkan kirim Renungan anda ke; admin@gpidiski.byethost14.com Atau santo_ringo@chef.net.

Tuhan Yesus memberkati.


Tinggalkan komentar

SIAPA YANG KAMU SEMBAH..??

Saya pernah berkunjung ke rumah teman lama saya. Ketika memasuki bagian dalam rumahnya, saya melihat ada berbagai macam benda dengan bentuk dan ukuran yang beragam. Mulai dari batu, keris, kayu, kepala hewan yang diawetkan, sampai kain- kain putih. Dia bercerita banyak hal kepada saya tentang kekuatan yang dimiliki oleh benda-benda itu. Dia mengatakan bahwa ada salah satu benda yang sangat kuat dan tidak ada kekuatan yang dapat menandingi. Tak heran jika dia kerap memuja-muja benda tersebut. Dia pun bertanya kepada saya, “Apa kamu punya kekuatan?” Saya pun menjawab dengan santai, “Tentu saja.” “Apa itu lebih kuat dari benda-benda yang ada di ruangan ini?” “Pasti.” Tidak ada benda di dunia ini yang mempunyai kekuatan, karena semua benda-benda itu merupakan ciptaan Tuhan. Tidak ada hal yang perlu ditakuti karena Allah kita lebih besar dari kuasa kegelapan. Saat kita mulai takut dengan iblis, maka iblis akan menguasai hati dan kehidupan kita. Saat seseorang mulai memuja benda-benda, sesungguhnya dia sudah bertekuk lutut di hadapan iblis. Takutlah hanya kepada Tuhan. Menyembahlah hanya kepada Tuhan. Iblis hanya akan membawamu ke dalam dosa, namun Yesus akan membawamu menuju
ke surga dengan kekekalan. Beribu-ribu mantra atau sihir yang di keluarkan, itu tidak akan bisa menguasa anak-anak Tuhan karena tangan Tuhan sendiri yang melindungi kita. Jika saat ini ada di antara kalian yang masih terikat dengan kuasa kegelapan, segera lepaskan dan berbaliklah kepada Tuhan. Biarkan tubuh kita ini dipenuhi dengan Roh Kudus dan bukan dengan roh kegelapan. Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa. 1 Samuel 2:9


Tinggalkan komentar >

Seorang teman beberapa hari yang lalu bercerita dengan penuh semangat. Rupanya dia baru saja menerima gaji di tempat kerjanya. Dia pun sangat bangga dengan gaji yang dia dapatkan. Lalu diakhir ceritanya ada hal yang mengejutkan. Dia berkata, “Gaji memang tinggi namun tak bertahan lama di dompetku. Sekarang dompetku kosong dan tidak sepenuh saat baru terima gaji.”
Selama masih hidup, manusia juga masih membutuhkan banyak hal untuk menunjang kehidupannya, mulai dari sandang, pangan, papan dan kebutuhan lainnya. Dan ini merupakan titik di mana seseorang harus bisa mengatur keuangan rumah tangganya agar tidak besar pasak daripada tiang.
Banyak manusia yang selalu merasa kekurangan. Apa yang sudah dia dapatkan selalu saja menjadi masalah karena adanya rasa ketidakpuasan. Orang yang tidak pernah puas adalah orang yang tidak pernah bersyukur.
Yang terpenting selama kita hidup bukanlah tentang dompet kita yang selalu penuh, melainkan mintalah agar Tuhan selalu memenuhi kehidupan kita dengan hikmat-Nya. Tanpa hikmat dari Tuhan, maka manusia tidak akan mampu mengatur kehidupannya dengan benar termasuk tentang keuangan.
Biarlah hikmat Tuhan selalu dipenuhkan atas kehidupan kita, agar kita bisa menjalani kehidupan ini dengan baik dan tetap sesuai dengan kehendak Allah.
Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak.
Amsal 16:16

Nb; bagi saudara yang ingin mengirimkan Renungan, silahkan kirim Renungan ada ke email admin blog ini di; santo_ringo@chef.net.
Dengan format, Nama anda, asal gereja, dan isi renungan.


Tinggalkan komentar

Melihat Masa Depan

– Diambil dari bacaan e-RH (www.renunganharian.net)

Baca: 1 Tesalonika 4:13-5:11
Ayat Mas: Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. 1 Tesalonika 5:8
Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran 34-35; Matius 22:23-46

Dalam film seri Flash Forward dikisahkan bahwa suatu hari semua orang di dunia pingsan pada saat yang bersamaan, lalu melihat masa depan. Respons setiap orang terhadap peristiwa itu berbeda-beda, sangat tergantung pada apa yang mereka lihat dalam penglihatan tersebut. Namun yang pasti, sejak hari itu hidup semua orang berubah. Orientasi hidup mereka bukan lagi semata-mata pada apa yang sedang terjadi saat ini, melainkan pada apa yang akan terjadi di masa yang mendatang.

Kita pun sebetulnya adalah orang-orang yang sudah tahu mengenai masa depan. Kita sudah tahu bahwa dunia yang sekarang ini akan berakhir ketika Yesus datang kembali. Dan bahwa kita akhirnya akan bertemu langsung dengan Tuhan Yesus dan hidup bersama-Nya dalam kemuliaan kekal. Karena itu, hidup kita pun seharusnya diubahkan oleh pengetahuan ini. Tantangannya, kita tidak tahu kapan hal-hal tersebut akan terjadi. Sehingga, ada kalanya kita lupa akan masa depan yang sedang kita nantikan. Atau, bahkan kita menjadi ragu bahwa masa depan tersebut akan benar-benar terjadi.

Paulus meyakinkan kita, bahwa itu semua sungguh-sungguh akan terjadi. Maka, ia menasihati kita untuk terus berjaga-jaga, bersiap menyambut Dia dengan menjalani hidup yang sepadan dengan pengharapan tersebut (ayat 6,8). Yakni hidup yang penuh pengharapan karena kita tahu masa depan kita sangat indah bersama Allah. Juga hidup yang menyenangkan Tuhan, yang tidak egois, karena kita tahu bahwa hidup yang sekarang ini, suatu saat akan berakhir.

KEYAKINAN KITA AKAN MASA DEPAN DALAM TUHAN YESUS MEMBENTUK CARA KITA MENJALANI HIDUP PADA SAAT INI


1 Komentar

Tuhan Yesus Membuka Jalan

Oleh: Carin – Tangerang

Saya ingin menyaksikan bagaimana Tuhan melakukan pekerjaan-Nya yang ajaib atas hidup saya. Kejadiannya berawal ketika saya secara tidak sengaja menumpahkan minuman di dekat laptop teman kantor saya, entah bagaimana air itu tiba-tiba membasahi hampir seluruh laptop dan membuatnya mati seketika. Kami langsung menemui bagian IT kantor, pernyataan petugas IT sangat membuat saya terkejut karena menurut dia motherboard laptop tersebut telah rusak oleh air dan membutuhkan biaya setidaknya Rp 7-10 Juta untuk memperbaikinya. Saya langsung berdoa dan berpuasa, mohon petunjuk Tuhan agar Dia buka jalan dan memberikan kelegaan, esok hari nya, kami diberitahu bahwa kemungkinan besar motherboard-nya yang rusak dan perangkat tersedia di Indonesia, sehingga membutuhkan waktu 1 bulan untuk memesan dari luar negeri dan biaya cukup besar. Saya tetap percaya bahwa Tuhan pasti memberikan yang terbaik bagi saya. Dua hari kemudian, kami kembali mendapat kabar bahwa bukan motherboard-nya yang rusak dan hanya kerusakan ringan sehingga hanya membutuhkan Rp500.000 untuk memperbaiki dan mengganti perangkat yang rusak. Saya sungguh mengucap syukur kepada Tuhan, karena sekali lagi dia menunjukkan kuasa-Nya yang ajaib dan membela saya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 153 pengikut lainnya.